Bisnis  

Pilih Emas atau Saham, Mana yang Lebih Cuan Tahun Ini?

Jakarta, CNN Indonesia

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, keputusan Penanaman Modal Dianjurkan dipikir matang-matang. Beberapa instrumen yang tersedia di antaranya Emas dan saham.

Kedua instrumen pada dasarnya memiliki karakter berbeda.

Emas dikenal sebagai aset Terjamin (safe haven) yang nilainya relatif stabil dan cenderung naik dalam jangka panjang, terutama saat kondisi Ekonomi Internasional tidak menentu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, saham Menyajikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi, tetapi dengan fluktuasi harga yang tajam dan risiko kerugian yang Bahkan lebih besar.



Perbedaan inilah yang membuat keduanya sering dibandingkan, terutama oleh investor pemula. Berbeda dari, Damai saja, Sebanyaknya perencana keuangan punya saran untuk Anda.

Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno mengatakan Emas dan saham Kenyataannya bukan instrumen Penanaman Modal yang saling bersaing, tapi saling melengkapi. Dalam Penanaman Modal katanya risiko Dianjurkan dibuat minimal. Tips yang bisa dilakukan Merupakan dengan diversifikasi Penanaman Modal.

“Berarti dalam susunan Penanaman Modal kita mesti alokasikan ke dalam aset Penanaman Modal yang berbeda. Nah Emas dan saham memiliki karakteristik yang beda, risikonya Bahkan beda,” katanya pada CNNIndonesia.com, Jumat 9/1).

“Karena karakteristiknya beda, fluktuasinya beda maka kedua jenis instrumen Penanaman Modal ini complimentary, penting untuk dimiliki. Dua-duanya punya potensi untuk cuan,” sambungnya.

Senada, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Dandy mengatakan Emas dan saham Kenyataannya sama-sama bisa menghasilkan keuntungan dengan kondisi Pada Saat ini Bahkan.

Emas

Dandy mengatakan kelebihan Emas Merupakan cenderung stabil dan dipercaya sebagai safe haven. Karena itu, Emas lebih cocok untuk mereka yang masih pemula.

“Kalau Baru saja banyak krisis atau kondisi ekonomi, biasa nya Emas Nanti akan naik karena banyak orang Nanti akan tarik uangnya untuk dimasukkan ke Emas yang cenderung mengikuti Fluktuasi Harga Barang dan Jasa,” katanya.

Berbeda dari, Emas Bahkan punya kekurangan. Emas tidak menghasilkan passive income seperti pada saham berupa dividen. Keuntungan hanya bisa didapat dari capital gain atau keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual.

Perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho menambahkan Emas punya kelebihan Disebut juga berpotensi harganya terus naik karena situasi ekonomi dan Politik Global global yang masih belum stabil. Kemudian, likuid dan mudah diperjualbelikan.

“Karena sifatnya yang likuid maka bisa menjadi dana darurat,” katanya.

Berbeda dari, Emas katanya ada resiko kehilangan karena ukurannya yang relatif kecil Sekaligus rawan kecurian bila disimpan di rumah tanpa tempat penyimpanan khusus.

Supaya bisa cuan berinvestasi Emas, Andi menyarankan untuk memastikan harga jual kembali Pernah lebih tinggi daripada harga beli. Bila dana terbatas, maka bisa menabung dulu untuk dapat membeli Emas.

“Atau bisa Bahkan membeli dalam ukuran-ukuran kepingan kecil yang diakumulasi secara berkala,” katanya.

Bersambung ke halaman berikutnya…

Saham

Mike mengatakan keuntungan Penanaman Modal saham Merupakan tidak hanya dapat capital gain, tapi Bahkan dividen. Ditambah lagi dengan, saham katanya jenisnya variatif di berbagai sektor sehingga investor punya banyak pilihan.

“Ini membuat kita lebih bisa mendiversifikasi. Jadi dari satu jenis aset ini saja, kita bisa mendiversifikasi saham kita dari sektor yang berbeda-beda.

Sementara itu, Andi mengatakan saham memiliki kekurangan Disebut juga risiko yang lebih tinggi dibandingkan Emas. Kemudian, transaksi perdagangan hanya bisa dilakukan pada saat jam perdagangan bursa.

Penanaman Modal saham, sambungnya, Bahkan memerlukan pemahaman yang mendalam tentang seluk beluk perdagangan saham.

“Saham kurang cocok bagi investor yang profil resikonya moderat apalagi konservatif,” katanya.

Supaya bisa cuan berinvestasi saham, Andi menyarankan investor memiliki profil risiko agresif Supaya bisa merasa nyaman dengan volatilitas harga saham. Kemudian pilihlah saham yang memiliki fundamental bagus dan likuid.

[Gambas:Photo CNN]

Ia Bahkan menyarankan untuk menganalisa perkembangan dunia ekonomi, menyimak masukan dan analisa dari Ahli, tetapi Bahkan sambil melakukan riset sendiri. Lalu, jangan hanya Penanaman Modal di satu emiten saja, tetapi bisa di tiga Sampai saat ini tujuh emiten dengan bidang industri yang berbeda-beda untuk memecah risiko.

“Bila ingin memiliki saham suatu emiten dengan jumlah banyak Berbeda dari dananya terbatas bisa Bahkan dilakukan dengan Tips dollar cost averaging atau membeli sedikit demi sedikit secara berkala,” terangnya.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan Penanaman Modal sepenuhnya berada di tangan pembaca.

 



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version