Jakarta –
Indonesia masuk daftar negara sasaran program pencegahan obesitas anak yang didukung Novo Nordisk bersama UNICEF. Perusahaan farmasi itu menyiapkan tambahan dana US$ 18 juta atau sekitar Rp 320 miliar untuk periode 2026-2030.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, selain Indonesia, dana tersebut menyasar Meksiko, Kolombia, Filipina, India, Mesir, dan Kenya.
“Perluasan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan terbaru Novo Nordisk yang Akan segera diluncurkan pekan depan,” kata Senior Vice President Novo Nordisk Elin Jäger dikutip dari RRI, Selasa (22/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini muncul setelah UNICEF menyoroti perubahan masalah gizi anak. Lewat Child Nutrition Report 2025, UNICEF menyebut obesitas pada anak untuk pertama kalinya melampaui masalah kekurangan berat badan.
Program berjalan selama empat tahun, Dengan kata lain 2027 Sampai saat ini 2030. Pendanaan Sebelumnya dimulai sejak 2026 untuk Membantu persiapan sebelum pelaksanaan utama.
Novo Nordisk menargetkan program ini menjangkau lebih dari 80 juta anak di negara-negara sasaran. Pencegahan dilakukan sejak usia dini lewat berbagai intervensi.
Intervensi itu mencakup konseling gizi dan Olahraga, serta skrining dan dukungan dasar terkait kesehatan mental. Pendekatan tersebut ditujukan Supaya bisa anak dan keluarga mendapat dukungan terkait pola Kebiasaan Sehat dan pencegahan obesitas.
(akd/akd)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











