loading…
Jasa Marga bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta pada Jumat (6/11). Foto/Dok
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menjelaskan, bahwa ketersediaan data yang akurat, terintegrasi, dan mutakhir menjadi salah satu faktor penting dalam Membantu pengambilan keputusan perusahaan. Melalui kolaborasi ini, Jasa Marga berupaya Mengoptimalkan pemanfaatan data statistik dalam menganalisis dinamika ekonomi dan transportasi, termasuk keterkaitannya dengan aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat.
“Kolaborasi dengan BPS menjadi langkah strategis bagi Jasa Marga untuk Mengoptimalkan pengambilan keputusan berbasis data. Informasi statistik yang akurat dan terintegrasi dapat Membantu kami memahami perkembangan ekonomi wilayah, pergerakan sektor transportasi, serta keterkaitannya dengan aktivitas logistik dan operasional jalan tol. Dengan demikian, data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk Membantu perencanaan dan creating traffic untuk Memanfaatkan jumlah transaksi di jalan tol,” kata Rivan.
Baca Bahkan: Pendapatan Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Terus Perkuat Konektivitas dan Layanan Tol
Melalui MoU ini, kedua institusi Berniat mengembangkan mekanisme integrasi dan pertukaran data serta informasi melalui Application Programming Interface (API) dengan memanfaatkan platform masing-masing pihak. Kerja sama Bahkan mencakup pengembangan sistem integrasi data serta pemantauan dan evaluasi bersama secara berkala untuk memastikan proses pertukaran data berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Rivan menambahkan, pemanfaatan data statistik BPS diharapkan dapat Memperjelas analisis data lalu lintas dan Mengoptimalkan kapabilitas data intelligence di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC).
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











