loading…
BuildX 2026, ajang konferensi, diskusi, dan pameran industri konstruksi digelar di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026. Event ini mengusung tema Merging Construction, Culture, & Intelligence. Foto/Dok. SindoNews
Diselenggarakan Vastu Chatra Asia, Ivosights, dan Diginex conXperience, BuildX disusun diatas tiga pertanyaan. Pilar Construction bertanya apakah bangunan mampu bekerja, lewat topik fasad, iklim, material, dan bangunan hijau. Pilar Culture bertanya apakah bangunan sesuai dengan tempatnya, dengan menempatkan arsitektur Nusantara sebagai pengetahuan desain. Baca Bahkan: BRIN dan WIKA Perkuat Pengembangan Riset dan Teknologi Inovasi di Industri Konstruksi
Pilar Intelligence bertanya apakah proses membangun bisa belajar, lewat pemanfaatan AI, BIM, dan data untuk keputusan proyek. “BuildX disusun sebagai satu perjalananan gagasan untuk memahami manusia dan tempat, mewujudkannya dalam bangunan yang berkinerja, kemudian memakai intelligence untuk terus memperbaikinya secara berkesinambungan,” kata Ketua Penyelenggara Event BuildX sekaligus Co-Founder Vastru Chatra Asia, Bagas D Bawono
Acara ini menghadirkan 11 pembicara. Dari 11 pembicara tersebut, benang merahnya Merupakan ‘Rooted in Culture. Built to Perform. Empowered by Intelligence’. ”Kita tidak sekadar mengejar kemajuan. Kita membangunnya dari akar Kearifan Lokal yang kokoh, membuktikannya lewat kinerja yang Unggul, dan memperkuatnya dengan kecerdasan yang membuka kemungkinan baru,” tambahnya.
BuildX 2026 didukung Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo), Perkumpulan Ahli Fasad Indonesia (PERAFI) dan SAMA (Strategic Asia Marketing Alliance) Indonesia. Acara ini Bahkan didukung Penyandang Dana utama Mega Komposit Indonesia dan Cordial Fursys, serta puluhan Penyandang Dana lainnya.
Mereka di antaranya PT Panca Karya Unggul Abadi (PKUA); ABJ x ERIHOME; PT Perusahaan Cat, Permis dan Kaleng Mataram; PT Aluminium Extrusion Indonesia (PT Alexindo); PT Satya Langgeng Sentosa (Quadra); PT Surya Multi Cemerlang (Titanium). Baca Bahkan: Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Kemudian, PT Integriya Dekorindo (Kana); PT Fajar Lestari Sejati (Dekkson); PT Wahana Indah Selaras Eltraeska (Shanghai Mitsubishi Elevator); PT Indo Karya Anugerah (Ikaseal); PT Hafele Indotama (Hafele); PT Alucobon Far East Indonesia (Alucobon); Serge Ferrari; PT Dwi Unggul Abadi; CJ Trading; PT Jaya Teknik Indonesia; PT Marksindo Berhasil Jaya.
(poe)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











