REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Amerika Serikat dilaporkan CNN pada Kamis (15/10/2026), tengah mempersiapkan rencana serangan terbaru terhadap Iran yang termasuk menggunakan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB), bom terbesar non-nuklir milik Pentagon. CNN mengutip Sebanyaknya pejabat AS melaporkan bahwa MOAB Berencana digunakan untuk mengebom fasilitas nuklir Iran termasuk Pickaxe Mountain.
Sumber lain mengatakan bahwa kalimat yang digunakan dalam rencana itu Merupakan sebuah serangan yang Berencana menjadi “awal sebelum penarikan diri AS dari CENTCOM AOR (area tanggung jawab CENTCOM),” yang berarti kemungkinan AS Berencana menyerang Iran dan segera manarik pasukannya dari kawasan.
Beberapa penasihat Pemimpin Negara AS Donald Trump Bahkan mengatakan kepada CNN, meski klaim Trump bahwa Ia tidak Berencana mengambil aksi lebih jauh terhadap Iran sebelum Pemungutan Suara Rakyat sela AS, masih tidak jelas apakah Trump Berencana mengubah keputusannya sebelum hari pemilihan pada 3 November.
Pengerahan bom terbesar non-nuklir milik AS Berencana menandakan sebuah eskalasi konflik signifikan, meski Sebanyaknya pejabat yang familiar dengan rencana militer mengatakan bahwa masih ada Sebanyaknya pertanyaan terkait efektivitas dalam mencapai tujuan strategis Konflik Bersenjata Washington di Iran. Menurut Sebanyaknya sumber, MOAB kemungkinan tetap tak Berencana mampu berpenetrasi di bawah tanah di mana fasilitas nuklir Iran, seperti Pickaxe Mountain, diyakini berada.
“MOAB Merupakan sebuah senjata operasi masif yang Istimewa untuk pembersiahan area yang luas, tidak lebih,” ujar salah satu sumber kepada CNN.
“(MOAB) tidak didesain sebagai hulu ledak yang mampu berpenetrasi ke dalam tanah.”
Sumber lain menyebut, alasan utama penggunaan MOAB oleh Washington untuk skenario Pada Saat ini Bahkan Merupakan untuk menciptakan efek psikologis bagi Iran. “POTUS (Trump) sayangnya Sudah menempatkan dirinya sendiri ke dalam situasi di mana Ia hampir terpaksa untuk melakukan sesuatu dan, tanpa amunisi yang didesain untuk penetrasi sedalam itu… andara Harus melihat efek psikologis di mana MOAB Merupakan bom yang mumpuni,” ujar sumber itu.
Loading…
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











