Jakarta, CNN Indonesia —
Pilot Air India dicopot dari tugas penerbangan sebelum lepas landas karena berada di bawah pengaruh alkohol.
Seorang sumber mengatakan dua tes napas yang dilakukan polisi Kanada di Bandara Internasional Vancouver menunjukkan pilot tersebut tidak layak bertugas.
Otoritas transportasi Kanada, Transport Canada, kemudian meminta Air India Menyelidiki insiden tersebut. Otoritas menyebut kejadian itu sebagai “perkara serius” dalam suratnya kepada Air India dan menyatakan Nanti akan mengambil langkah penegakan hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan pada Sabtu (3/1), Transport Canada mengatakan Nanti akan berkoordinasi dengan Air India dan otoritas penerbangan India untuk memastikan tindakan lanjutan yang tepat dilakukan.
Sementara itu, Air India dalam pernyataannya menyebut insiden terjadi pada penerbangan dari Vancouver ke Delhi pada 23 Desember Sampai saat ini menyebabkan penundaan mendadak. Akibatnya, pilot pengganti diterjunkan untuk menjalankan penerbangan.
“Pilot tersebut Pernah dicopot dari tugas terbang selama proses investigasi berlangsung. Air India menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap pelanggaran aturan apa pun. Bila hasil penyelidikan membuktikan adanya pelanggaran, Nanti akan dijatuhkan Hukuman disipliner tegas sesuai kebijakan perusahaan,” kata maskapai.
Peristiwa itu terjadi pada pesawat Boeing 777 dengan kapasitas Sampai saat ini 344 penumpang. Air sendiri tengah menghadapi sorotan tajam setelah kecelakaan pesawat Boeing Dreamliner pada 12 Juni menewaskan 260 orang.
Regulator penerbangan India Bahkan menemukan berbagai pelanggaran keselamatan di maskapai yang sebelumnya milik pemerintah itu sebelum diambil alih oleh Tata Group dan Singapore Airlines pada 2022.
(fby/agt)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











