Pantauan situs pelacak penerbangan, Flightradar24, pada Rabu (14/1), menunjukkan Iran menutup wilayah udara untuk semua penerbangan.
Meski demikian, Iran tetap membuka penerbangan internasional untuk rute Ke arah dan dari Iran.
Menurut Flightradar24, peringatan tersebut hanya berlaku selama lebih dari dua jam.
Pada Selasa (13/1), tercatat sekitar 2.400 warga Iran meninggal dunia dalam Aksi Massa besar-besaran yang dipicu Keadaan Darurat Ekonomi.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











