Jakarta, CNN Indonesia —
India memamerkan permata suci kuno yang berkaitan dengan Buddha untuk pertama kalinya setelah lebih dari satu abad benda-benda tersebut diambil pada masa kolonial.
Permata suci tersebut dikenal sebagai Permata Piprahwa. Permata terdiri atas lebih dari 300 batu dan perhiasan berharga yang dipercaya dikuburkan bersama relik Buddha di sebuah situs stupa di India bagian utara.
Koleksi itu Pada saat ini resmi dipamerkan dalam sebuah pameran di New Delhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Peristiwa bersejarah ini menandai bersatunya kembali relik permata Piprahwa milik Sang Buddha, yang dipulangkan setelah 127 tahun,” kata Kementerian Kebudayaan India dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Sabtu (3/1).
Perdana Menteri India Narendra Modi yang membuka pameran tersebut menyebutnya sebagai “hari yang sangat Istimewa bagi mereka yang mencintai sejarah, Kebiasaan, dan ajaran Sang Buddha.
Kementerian menyebutkan bahwa permata itu dipamerkan untuk pertama kalinya sejak penggalian oleh pihak Inggris pada tahun 1898, ketika benda-benda itu ditemukan dan kemudian tersebar ke berbagai penjuru dunia.
Permata tersebut diyakini berasal dari sekitar tahun 200 SM dan ditemukan pada 1898 oleh insinyur kolonial Inggris William Claxton Peppe di Piprahwa, negara bagian Uttar Pradesh. Di antara temuan itu terdapat wadah dengan tulisan yang menegaskan bahwa isinya, termasuk fragmen tulang, Merupakan relik Sang Buddha.
Sebagian besar harta diserahkan ke otoritas kolonial dan disimpan di Museum India di Kolkata. Meskipun demikian demikian sebagian permata tetap disimpan oleh keluarga Peppe selama lebih dari satu abad.
Pada Mei 2025, cicit Peppe sempat menawarkannya untuk dilelang di Sotheby’s Hong Kong dengan harga awal US$1,2 juta Mata Uang Amerika.
Rencana itu dibatalkan setelah pemerintah India menyatakan bahwa permata tersebut Merupakan warisan keagamaan dan Kebiasaan yang tak terpisahkan milik India dan komunitas Buddha dunia.
Permata Piprahwa Pada akhirnya dibeli oleh konglomerat India, Godrej Industries Group bekerja sama dengan pemerintah India. Meskipun demikian demikian, harga pembeliannya dirahasiakan.
(fby/agt)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA









