{"id":21455,"date":"2026-08-29T12:56:16","date_gmt":"2026-08-29T05:56:16","guid":{"rendered":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455"},"modified":"2026-08-29T12:56:16","modified_gmt":"2026-08-29T05:56:16","slug":"megawati-surabaya-merupakan-dapur-nasionalisme-bung-karno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455","title":{"rendered":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<div><!--[--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>INFO TEMPO &#8211; Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan Jatim, khususnya Surabaya, memiliki posisi penting dalam sejarah perjuangan dan pembentukan pemikiran Kepala Negara pertama RI Sukarno. Bung Karno bahkan menyebut Surabaya sebagai \u201cDapur Nasionalisme\u201d.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>\u201cDalam perspektif ideologis dan historis, Jatim sangat penting. Sebab, Bung Karno lahir, dibesarkan, dan digembleng di Jatim ini. Surabaya, Mojokerto, dan Blitar penuh dengan rekam jejak sejarah perjuangan Bung Karno. Ia sendiri menyebutkan Surabaya merupakan \u2018dapurnya nasionalisme\u2019,\u201d ujar Megawati saat memberi pengarahan dalam Konsolidasi PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, Ahad, 23 Agustus 2026.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><\/p>\n<div>\n<div class=\"bg-neutral-200 w-full text-center border-2 border-neutral-300 border-b-0 p-3\">\n<p class=\"text-neutral-900 text-xs flex gap-2 justify-center\"> Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca <\/p>\n<\/div>\n<div class=\"bg-[#fafafa]\">\n<div class=\"bg-neutral-300 overflow-clip ads w-[320px] min-h-[640px] m-auto mb-6\">\n<div class=\"top-20 sticky\"><!--[--><!--[--><\/p>\n<div class=\"flex justify-center m-auto\">\n<div class=\"w-full\">\n<div class=\"min-w-[300px] min-h-[90px] relative border-2 bg-neutral-500 border-neutral-300 border-t-0 overflow-hidden\"><\/div>\n<p><!----><\/div>\n<\/div>\n<p><!--]--><!--]--><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Megawati mengatakan Bung Karno menamatkan pendidikan di HBS (Hoogere Burgerschool) di Surabaya sekaligus berguru kepada H.O.S. Tjokroaminoto. Dalam kondisi serba terbatas, Bung Karno tinggal di sebuah ruangan sempit tanpa jendela dengan penerangan lampu teplok.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!--[--><!--[--><!--]--><!--]--><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Justru, dari tempat sederhana tersebut, Bung Karno mematangkan pemikiran intelektual dan gagasan perjuangannya. Melalui berbagai buku yang dibaca, Bung Karno berdialog secara intelektual dengan beragam tokoh dan pemikir dunia.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Tokoh-tokoh tersebut antara lain Thomas Jefferson, George Washington, William Gladstone, Karl Marx, Sun Yat-sen, Mustafa Kemal Atat\u00fcrk, Jean-Jacques Rousseau, Sampai sekarang para pemikir dan pejuang kemerdekaan dari berbagai bangsa.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!--[--><!--[--><!--]--><!--]--><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>\u201cSurabaya dengan demikian menjadi tempat Bung Karno menggembleng diri menjadi patriot yang tangguh. Dari usia yang begitu muda, 16 tahun, Ia Pernah terjadi berimajinasi dan kemudian berjuang untuk Indonesia Merdeka,\u201d urai Megawati.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Kepala Negara kelima RI itu mengatakan generasi muda Pada Di waktu ini dapat belajar dari Bung Karno mengenai kekuatan pemikiran, imajinasi, keberanian, dan perjuangan. Bung Karno menjadi contoh seorang anak muda yang hidup dalam keterbatasan, tapi memiliki visi besar dan pandangan jauh ke depan mengenai masa depan bangsanya.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>\u201cSurabaya pada 1916 Sebelumnya menjadi pusat kapitalisme global. Justru Bung Karno bisa membuktikan bahwa kekuatan kolonialisme terbesar di dunia, Dengan kata lain Hindia Belanda, bisa dikalahkan melalui kemerdekaan Indonesia. Jadikan ini sebagai pembelajaran bagi anak-anak muda untuk berani bermimpi. Bung Karno berjuang dari sosok pemuda miskin, tapi punya cita-cita besar dan berjuang bagi cita-citanya,\u201d tutur Megawati.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Megawati kemudian meminta semua simpatisan, anggota, dan kader PDIP memiliki gelora serta semangat perjuangan yang terus menyala. Apa pun tantangan yang dihadapi, kader Dianjurkan mampu menjadikan PDIP sebagai salah satu kekuatan politik terpenting di Pulau Jawa.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Ia Bahkan meminta semua kader menjadikan pemikiran dan perjuangan Bung Karno sebagai jalan penggemblengan diri dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>\u201cSebab, Bung Karno sendirilah yang mengatakan bahwa Surabaya Merupakan &#8216;dapurnya nasionalisme&#8217;. Artinya, di sini menjadi tempat penggodokan, penggemblengan, bagi lahirnya pejuang dan patriot-patriot bangsa yang tangguh,\u201d kata Megawati.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Di tengah pragmatisme politik Pada Di waktu ini, Megawati menekankan pentingnya kekuatan ide, imajinasi, strategi, dan militansi dalam berpolitik. Ia mengingatkan para kader Supaya bisa tidak menempatkan uang dan kekuasaan sebagai segala-galanya dalam perjuangan politik.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Menurut Megawati, kekuatan utama PDIP justru terletak pada ideologi, semangat juang, serta kedekatan dan pergerakan bersama rakyat di akar rumput. Karena itu, melalui konsolidasi tersebut, ia memerintahkan semua jajaran PDIP Jatim untuk makin Mengoptimalkan basis dan kerja politik di tengah masyarakat.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>\u201cPerkuatlah akar rumput. Jadikan spirit penggemblengan Bung Karno sebagai sumber energi, khususnya di Jatim,\u201d ujar Megawati.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Megawati Bahkan kembali mengingatkan pentingnya membangun <em>emotional bonding<\/em> atau ikatan emosional, baik dengan rakyat maupun di antara sesama kader partai. Ikatan tersebut dinilai penting untuk Mengoptimalkan soliditas sekaligus menjaga hubungan PDIP dengan masyarakat.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Ia berharap Jatim Sungguh-sungguh kembali menjadi \u201cMarkas Banteng\u201d, dengan target perolehan kursi setidak-tidaknya menyamai capaian PDIP pada Pemilihan Umum 2019.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Megawati mengingatkan bahwa militansi kader PDIP di Jatim Pernah terjadi Terjamin sepanjang perjalanan sejarah, termasuk ketika menghadapi tekanan politik pada masa Orde Baru.<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--[--><\/p>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>\u201cIngat, ketika menghadapi tekanan Orde Baru pun, Jatim hadir sebagai kekuatan pendobrak. Pandegiling dan Sukolilo menjadi bukti militansi arek-arek Banteng Jatim,\u201d ucap Megawati. (*)<\/p>\n<\/div>\n<p><!--[--><!----><!----><!----><!----><!----><!--]--><!--]--><!--]--><!----><\/div>\n<p>Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INFO TEMPO &#8211; Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan Jatim, khususnya Surabaya,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21456,"comment_status":"","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21455","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cipanas\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-29T05:56:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/asset.tempo.co\/sb\/img\/logo-tempo-ads.svg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Purewa Wiranto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Purewa Wiranto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\"},\"author\":{\"name\":\"Purewa Wiranto\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/6d9241c0e6e86a2282dad249805dd915\"},\"headline\":\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno\",\"datePublished\":\"2026-08-29T05:56:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\"},\"wordCount\":607,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg\",\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\",\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\",\"name\":\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-29T05:56:16+00:00\",\"description\":\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg\",\"width\":720,\"height\":479},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/cipanas.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/\",\"name\":\"Cipanas\",\"description\":\"Portal Berita Nasional dan Daerah Cipanas Sekitarnya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cipanas.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#organization\",\"name\":\"Cipanas\",\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cipanas.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cipanas.png\",\"width\":278,\"height\":48,\"caption\":\"Cipanas\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/6d9241c0e6e86a2282dad249805dd915\",\"name\":\"Purewa Wiranto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e017947ec4fef9ed0d84aafab233a4992cbc32b55a521be66d222c65404fdcc8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e017947ec4fef9ed0d84aafab233a4992cbc32b55a521be66d222c65404fdcc8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Purewa Wiranto\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/cipanas.id\"],\"url\":\"https:\/\/cipanas.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","description":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","og_description":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","og_url":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455","og_site_name":"Cipanas","article_published_time":"2026-08-29T05:56:16+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/asset.tempo.co\/sb\/img\/logo-tempo-ads.svg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Purewa Wiranto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Purewa Wiranto","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455"},"author":{"name":"Purewa Wiranto","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/6d9241c0e6e86a2282dad249805dd915"},"headline":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno","datePublished":"2026-08-29T05:56:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455"},"wordCount":607,"publisher":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg","articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455","url":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455","name":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg","datePublished":"2026-08-29T05:56:16+00:00","description":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno - Cipanas","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cipanas.id\/?p=21455"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#primaryimage","url":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg","contentUrl":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/1487150_720.jpg","width":720,"height":479},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cipanas.id\/?p=21455#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/cipanas.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Megawati: Surabaya Merupakan Dapur Nasionalisme Bung Karno"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#website","url":"https:\/\/cipanas.id\/","name":"Cipanas","description":"Portal Berita Nasional dan Daerah Cipanas Sekitarnya","publisher":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cipanas.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#organization","name":"Cipanas","url":"https:\/\/cipanas.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cipanas.png","contentUrl":"https:\/\/cipanas.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/cipanas.png","width":278,"height":48,"caption":"Cipanas"},"image":{"@id":"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/6d9241c0e6e86a2282dad249805dd915","name":"Purewa Wiranto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cipanas.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e017947ec4fef9ed0d84aafab233a4992cbc32b55a521be66d222c65404fdcc8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e017947ec4fef9ed0d84aafab233a4992cbc32b55a521be66d222c65404fdcc8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Purewa Wiranto"},"sameAs":["https:\/\/cipanas.id"],"url":"https:\/\/cipanas.id\/?author=1"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21455"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21455\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21456"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21455"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/cipanas.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=21455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}