loading…
Kamar hotel tempat menginap Olahragawan dan ofisial kontingen Asian Games 2026 di salah satu kampung Olahragawan. Foto: Japan TBS News TV
Pranati dan Ashok awalnya mendapati nama mereka tercatat untuk kamar yang sama. Penempatan Olahragawan perempuan dengan Manajer laki-laki tersebut kemudian dipermasalahkan dan Wajib segera dicarikan solusi. Setelah berlangsung selama beberapa jam, Indian Olympic Association (IOA) turun tangan dan mengatur kamar terpisah sekitar pukul 01.30 dini hari.
Masalah belum sepenuhnya selesai. Saat Ashok hendak mengambil kunci kamar barunya, petugas tidak menemukan data pemesanannya di sistem. Kesalahan administrasi menjadi penyebabnya karena terdapat satu huruf yang hilang pada penulisan nama Ashok dalam catatan resmi. Proses verifikasi dan perbaikan data tersebut membuatnya kembali Wajib menunggu Sampai sekarang sekitar pukul 02.00.
Pranati kemudian mengakui adanya kekeliruan dalam pengaturan akomodasi tersebut. Ia menyebut persoalan itu baru terselesaikan sekitar pukul 02.00. Insiden ini menjadi salah satu kendala logistik yang dialami kontingen India sejak tiba di Nagoya.
Sebelumnya, Sebanyaknya persoalan akomodasi Bahkan dilaporkan dari kontingen negara lain. Wakil Kepala Negara Asosiasi Basket Korea (KBA), Jung Jae-yong, mengkritik ukuran tempat tidur yang dinilai tidak memadai bagi Olahragawan dengan tinggi lebih dari dua meter. Pemain basket Korea Selatan, Byeon Jun-hyeong, Bahkan mengunggah kondisi kamar yang mengalami kebocoran pada wastafel.
Masalah logistik lainnya turut dialami tim nasional voli putri Vietnam. Rombongan tersebut dilaporkan sempat diantar ke Tempat hotel yang keliru sehingga Wajib berjalan kaki Ke arah akomodasi yang Kenyataannya sambil membawa barang bawaan.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi dibuka pada 19 September dan Berencana berlangsung Sampai sekarang 4 Oktober 2026. Sebanyaknya laporan mengenai kendala akomodasi dan logistik muncul sejak para kontingen mulai berdatangan ke Jepang.
(sto)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











