Jakarta, CNN Indonesia —
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks masih berada dalam fase penguatan jangka pendek dan berpeluang naik untuk menguji area 8.328-8.527.
Meski begitu, investor tetap Wajib mewaspadai potensi koreksi Seandainya indeks bergerak melemah ke kisaran 7.094-8.095.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami perkirakan posisi IHSG Di waktu ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.328-8.527,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan indeks bergerak di rentang support 7.854, 7.654 dan resistance 8.181, 8.318 hari ini. Ia pun merekomendasikan Sebanyaknya saham, Didefinisikan sebagai BREN, CMRY, INDY, dan KRAS.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpotensi terkoreksi ke area 7.800-7.900 Seandainya turun menembus level 8.050. Meskipun demikian demikian, peluang rebound masih terbuka selama indeks mampu bertahan di atas level 7.800.
“IHSG Berencana rebound dan mempertahankan momentum positif Seandainya masih bergerak di atas level 7.800,” ujar Ivan.
Ia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.617, 7.362, 7.265, 7.099, dan 7.962 dan resistance 8.377, 8.596, dan 8.837 hari ini. Ivan pun merekomendasikan Sebanyaknya saham, Didefinisikan sebagai AADI, ASII, BBCA, CPIN, dan GOTO.
IHSG ditutup di level 8.103 pada perdagangan Kamis (5/2) sore. Indeks saham melemah 42,83 Skor atau minus 0,53 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp19,95 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,89 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 299 saham menguat, 349 terkoreksi, dan 172 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan Penanaman Modal sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/sfr)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











