Media Sosial Rentan Picu Anak Muda Depresi, Ini Peringatan Kemenkes!

loading…

Media sosial bisa memicu kecemasan dan depresi pada remaja. Foto: Psyshology Today

JAKARTA – Media sosial bisa memicu kecemasan Sampai sekarang Mengoptimalkan risiko depresi pada anak muda akibat kebiasaan membandingkan kehidupan pribadi dengan pencapaian orang lain di dunia maya. Konten yang menampilkan kemewahan dan kesuksesan kerap membuat seseorang merasa tertinggal, meski belum Niscaya mencerminkan realitas Pada dasarnya.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi, mengungkapkan bahwa media sosial sering kali hanya menampilkan hasil akhir tanpa memperlihatkan perjuangan di baliknya. Kondisi ini dapat memicu tekanan psikologis, terutama pada remaja yang masih mengembangkan kemampuan berpikir dan mengelola emosi.

Mengikuti data program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sampai sekarang Juli 2026, tercatat 186.629 orang dewasa dan lansia mengalami depresi. Sementara itu, jumlah kasus pada kelompok anak usia sekolah dan remaja mencapai 34.961 orang.

Baca Bahkan : Menkes Ungkap 10% Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Media Sosial Diduga Jadi

Imran Bahkan mengungkapkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menunjukkan bahwa 80% kelompok remaja Sampai sekarang dewasa merupakan pengguna internet paling aktif.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version