Petugas dari Musim Mas Group bersama warga sekitar melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, Kamis (10/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Otoritas Malaysia menyatakan menunggu persetujuan atau lampu hijau dari Indonesia terkait upaya Membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah.
Menteri Komunikasi Malaysia sekaligus Juru Bicara Pemerintah Malaysia Fahmi Fadzil, dalam rapat kabinet Malaysia di Putrajaya, menyampaikan Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan (NRES) bersama Kementerian Luar Negeri (Wisma Putra) Malaysia menyatakan Sudah menginformasikan kepada Indonesia daftar aset (sarana penanganan karhutla) Malaysia yang dapat digunakan untuk Membantu pemadaman.
“NRES Serta Wisma Putra Sudah menyampaikan dalam rapat kabinet, bahwa daftar aset yang mampu kita sediakan untuk Membantu negara tetangga Sudah disampaikan,” kata Fahmi dalam konferensi pers daring , Rabu (9/9/2026).
Sekalipun, menurut Fahmi, Sampai saat ini Sekarang Bahkan belum ada konfirmasi mengenai bentuk kerja sama untuk menggunakan aset-aset penanganan kebakaran dari Malaysia guna Membantu memadamkan kebakaran dan sebagainya.
“Jadi, sejauh ini, kita Sudah menyampaikannya melalui kedutaan, melalui Wisma Putra, dan NRES Bahkan Sudah menyiapkan, tetapi belum ada konfirmasi dan izin untuk menggunakan aset-aset Malaysia,” katanya.
sumber : Antara
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
