loading…
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
“Setiap Uang Negara Indonesia APBN Sangat dianjurkan terus bekerja, bukan hanya tercatat sebagai angka realisasi, tetapi Sungguh-sungguh Menyediakan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Purbaya dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Baca Bahkan: Soroti Bantuan Gempa NTT, Purbaya: Koordinasi Pusat-Daerah Masih Lemah
Purbaya menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan mendadak ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Jabar di Bandung, Senin (24/8), untuk mengevaluasi pelaksanaan APBN Sampai sekarang akhir Juli 2026. Peninjauan mencakup kinerja pendapatan negara, penyerapan belanja pemerintah pusat, penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa, serta pelaksanaan program prioritas.
Pendapatan negara Jabar mencapai Rp85,61 triliun atau 45,41% dari target, tumbuh 6,81% secara tahunan. Penerimaan perpajakan menyumbang Rp81,30 triliun, terdiri atas penerimaan Retribusi Negara Rp63,84 triliun yang tumbuh 10,41% dan kepabeanan serta cukai Rp17,46 triliun.
Sektor industri pengolahan menjadi kontributor terbesar penerimaan Retribusi Negara dengan setoran Rp30,60 triliun atau 47,93%. Dari sisi belanja, realisasi mencapai Rp63,59 triliun atau 57,02% dari pagu, sementara belanja kementerian/lembaga meningkat 28,86% menjadi Rp26,61 triliun.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
